Acne (Jerawat)
Posted by: klubfuad on: Desember 2, 2008
Akne (jerawat)
Akne (jerawat) merupakan kelainan umum pada kulit, yang menyebabkan timbulnya lesi kulit yang disebut papul. Lesi kebanyakan timbul pada wajah, leher, punggung, dada, dan bahu. Kondisi ini umumnya trjadi pada usia 20-30 tahun. Kadang kala akne timbul kembali pada usia menopause. Akne ditandai dengan adanya komedo, yang terbentuk akibat tersumbatnya saluran keluar dari folikel rambut oleh sekresi minyak dan sel-sel kulit mati. Kendati bukan merupakan ganggua kesehatan yang serius, namun akne yang berat dapat menggangu penampilan dan meninggalkan bekas berupa jaringan parut permanent.
Akne umumnya terjadi pada masa puberia, dimana terjadi peningkatan kadar hormone terutama androgen (seperti testosterone), yang akan merangsang aktivitas kelenjarsebasen sehingga mengakibatkan produksi sebum berlebihan. Pada saat individu memasuki usia pertengahan 20an, produksi hormone telah stabil dan akne biasanya akan menghilang.
Bagi yang sedang mendapat “tamu” akne ini dianjurkan:
- Akne (jerawat tidak mencerminkan bahawa seseorang kurang menjaga kebersihan.
- Cuci muka tidak perlu sering dilakukan, cukup 2 kali sehari dengan memakai sabun (bukan antiseptic).
- Jangan biarkan rambut menutupi daerah wajah. Rambut, terutama yang kotor, dapat memperburuk kondisi pori-pori yang tersumbat.
- Gunakan kosmetik yang berbahan dasar air.
- Pengobatan tidak membuat akne hilang lebih cepat tetapi dapat membantu mencegah kambuhnya akne. Pengobatan membutuhkan waktu selama1-2 minggu.
- Hindari tindakan memencet atau memecahkan jerawat karena dapat meninggalkan bekas berupa jaringan parut padakulit.
- Pemaparan ringan terhadap sinar matahari mungkin bermanfaat, tetapi gunakan krim tabir surya non-minyak dan hindari kondisi banyak berkeringat.
- Asupan gizi seimbang juga bermanfaat membantu menjaga kesehatan kulit.
- Usahakan untuk tetap rileks. Stres diketahui merupakan salah satu factor penyebab timbulnya akne (jerawat)
Pilihan Terapi
Preparat Akne
- Keratolitik, seperti azelaic acid, benzoyl peroxide, salicylic acid, dan sulfur, bekerja dengan membunuh bakteri penyebab akne. Selain bersifat memutihkan, benzoyl peroxide juga dapat menyebabkan kulit menjadi kemerahan. Obat lain, seperti salicylic acid, dalam bentuk lotio dank rim, membantu mencegah penyumbatan pori-pori, juga memiliki khasisat antiseptic ringan. Obat ini harus digunakan secara terus menerus untuk mencegah timbulnya akne. Preparat yang mengandung sulfur atau kombinasi sulfur dengan resorcinol atau salicyl acid tidak boleh digunakan pada orang yang hipersensitif terhadap komponen ini. Preparat yang mengandung Azelaic acid menghasilkan efek antibajteri dan komedolitik pada akne.
- Beberapa preparat akne mengandung antibiotic topical, seperti erythromycin, clindamcin, dan neomycin, dengan atau tanpa dikombinasi dengan benzoyl peroxide, dan harus disimpan di dalam lemari es. Preparat ini umumnya bekerja dengan cara membersihkan kulit dari bakteri. Antibiotik biasanya digunakan dalam kombinasi dengan obat lain yang dapat mencegah penyumbatan folikel.
- Derivat vitamin A atau retinoid dapat membantu mencegah penyumbatan pori-pori untuk menghilangkan jerawat derajat sedang sampai berat dengan cara menormalkan pertumbuhan kulit. Derivat retinoid, seperti tretinoin atau isotretinoin, diketahui efektif untuk kulit yang sangat berminyak cenderung berjerawat. Obat-obat ini dapat dikombinasikan dengan produk anti akne lainnya, seperti benzoyl peroxide dan antibiotic oral. Dapat menyebabkan efek samping yang bermakna pada beberapa orang, termasuk cacat bawaan pada bayi bila dikonsumsi 1-3 bulan sebelum atau selama kehamilan. Selain itu juga dapat menyebabkan kekeringan pada kulit dan mata sehingga untuk mengatasinya dibutuhkan pelembab yang tidak mengandung minyak dan tetes mata sebagai pelumas.
- Preparat topical nicotinamide dapat digunakan untuk mengobati jerawat yang meradang.
- Konstrasepsi oral membantu meniadakan efek androgen pada akne. Senyawa ini mengandung kombinasi hormone, seperti cyproterone dan ethinylestradol; yang lebih efektif disbanding kombinasi lain dalam membersihkan akne.
- Kortikosteroid dapat disuntikkan langsung pada lesi akne yang sangat meradang untuk membantu penyembuhannya.
Antibiotik Oral atau Sistemik
- Tetrasiklin oral untuk akne, misanya doxycycline atau tetracycline, seringkali lebih efektif karena bekerja di seluruh tubuh, langsung pada kelenjar keringat (sebasea). Obat ini adakalanya dianjurjkan untuk digunakan jika terapi topical, misalnya kombinasi antibiotic dengan benzoyl peroxide, tidak dapat membersihkan kulit dari jerawat (akne). Tidak boleh digunakan selama hamil. Makrolid, seperti azithromycin dan erythromycin, juga preparat clindamycin digunakan secara oral dalam terapi akne.
Anti-infeksi Topikal
- Anti-infeksi topical, seperti bacitracin, gentamicin, chloramphenicol, neomycin, sodium fusidate, dan tetrasicycline juga dapat membantu mengobati akne.
Pelindung kulit
- Ada sejumlah produk sabun dan pembersih kulit wajah yang dapat digunakan untuk membantu mencegah timbulnya akne.
Suplemen
- Multivitamin dan mineral denngan Chromium, Antioxidants, Zinc.